5 Cara Mengembangkan Aset Bisnis Mulai Dari Nol

by | Apr 4, 2020 | artikel, Ekonomi & Bisnis, Lifestyle

sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Tidak perlu memiliki gaji dan penghasilan besar untuk mengumpulkan kekayaan Anda di masa depan. Jika Anda mampu menerapkan strategi yang tepat dalam membangun kekayaan, maka tujuan itu masih bisa terwujud meski dengan penghasilan yang tidak terlalu besar.

Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah mulai merencanakan sejak awal sejumlah strategi pengeluaran dan tabungan setiap bulan. Berikut ini akan dijelaskan 5 aturan penting yang dapat diterapkan untuk membangun asset bisnis mulai dari nol.

  1. Memiliki Visi yang Sama dengan Pasangan

sumber : pexels.com/ Mateusz Dach

Aturan penting ketika membangun aset dari nol dalam daftar ini terkait dengan visi keuangan. Tujuan finansial tidak dapat dilakukan sendiri, jika Anda sudah menikah dan memiliki pasangan, pastikan pasangan Anda memiliki visi yang sama tentang keuangan di masa depan.

Pasangan yang tidak mampu mendukung tujuan keuangan akan menyulitkan Anda untuk mewujudkan impian Anda membangun kekayaan di masa depan. Mulai sekarang, undang pasangan Anda untuk membahas tujuan keuangan di masa depan. Pastikan Anda dan pasangan memiliki pemikiran yang sama dan dia bersedia untuk melaksanakan rencana yang telah dibuat bersama.

  1. Jangan Membiasakan Diri Berhutang

sumber : pexels.com/ Christina Morillo

Utang yang Anda miliki hanya dapat dilunasi dalam beberapa tahun setelah Anda mulai meminjam. Tentu saja ini sangat memberatkan diri sendiri, di mana hutang membuat Anda sulit menumpuk kekayaan karena beban yang harus dibayar setiap bulan. Jangan mudah tergoda oleh tawaran kartu kredit yang ditawarkan atau berhutang untuk barang-barang konsumen seperti pakaian mewah atau liburan mewah.

Satu hal lagi yang dianggap utang baik oleh kebanyakan orang adalah utang untuk membiayai pendidikan. Jangan berutang untuk membiayai pendidikan anak Anda, lebih baik menginvestasikan sebagian dari penghasilan Anda lebih awal untuk menyiapkan dana pendidikan anak-anak. Hutang yang Anda keluarkan untuk dana pendidikan anak-anak akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melunasinya dan ini tentu saja dapat mengganggu dana pensiun yang perlu Anda siapkan.

  1. Persiapkan Dana Pensiun Sejak Dini

sumber : pexels.com/ Ylanite Koppens

Pensiun tidak hanya menjadi prioritas pekerja yang sudah lanjut usia, Anda yang masih muda juga sangat penting untuk menyiapkan dana pensiun sejak mulai bekerja. Dana pensiun ini akan sangat berguna bagi Anda untuk membiayai hidup Anda di usia tua, sehingga Anda tidak perlu mengganggu anak-anak atau keluarga Anda.

Baca juga:  Tanda-tanda Si Dia Suka Kamu

Ada begitu banyak program pensiun yang dapat Anda ikuti, jika perusahaan Anda memiliki program ini, tidak ada salahnya untuk berpartisipasi. Biasanya nilai kontribusi yang harus dibayarkan tidak terlalu besar, hanya sebagian kecil saja yang perlu dikeluarkan setiap bulan. Jika Anda masih berusia 20-30 tahun, sebagian penghasilan yang Anda miliki dapat diinvestasikan dalam instrumen saham yang memiliki pengembalian tertinggi.

  1. Mulai Dengan Hidup Sederhana

Memiliki gaya hidup yang berlebihan dan terlalu banyak hutang akan memengaruhi dana yang Anda miliki setiap bulan. Ini tentu akan membuat Anda lebih sulit untuk membangun aset dari awal.

Jika Anda kebetulan membeli rumah dengan angsuran, pastikan nilai angsuran yang harus dibayarkan setiap bulan kurang dari 30% dari penghasilan Anda. Jika Anda memiliki dana berlebihan, maka fokuslah untuk melunasi hipotek lebih cepat.

  1. Jangan Lupakan Biaya Pendidikan

sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Aturan penting ketika membangun kekayaan terkait dengan pendidikan. Mengumpulkan kekayaan tidak berarti harus melupakan tanggung jawab Anda sebagai orang tua. Dana pendidikan anak-anak harus tetap dijadikan prioritas dan perlu disiapkan sejak dini dan tidak boleh ditunda.

Dana pendidikan yang tidak disiapkan sejak dini dapat mempengaruhi nilai kekayaan Anda di masa depan. Jadi, jangan pernah meremehkan dana pendidikan anak-anak dan jangan mulai mempersiapkannya. Pertimbangkan tingkat inflasi, lokasi pendidikan anak-anak, dan jurusan yang akan diambil ketika menyiapkan dana pendidikan anak-anak.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This