Berkah Dalam Syair ‘Lam Yahtalim Qottu Thoha’, Penjelasan Lengkap Beserta Artinya

by | Oct 29, 2022 | Khazanah

Nadhom atau syair “Lam Yahtalim Qottu Thoha” sangat populer di lingkungan pesantren. Biasanya syair itu dilantunkan para santri setelah mengikuti mengaji metode bandungan terutama pada kitab-kitab yang membahas kaitannya dengan akhlak.

Manusia terkadang terlalu khawatir dengan aneka ragam masalah yang hadir menguji mereka. Bencana atau musibah, kita tidak pernah tahu kapan itu datang menghampiri manusia. Jika sudah banyak bencana dan masalah menghampiri, manusia tidak henti mencari solusi. Memperbaiki semuanya dengan seluruh daya upaya. Pada saat-saat seperti ini, membaca sholawat “Lam Yahtalim Qottu Thoha” adalah cara terbaik untuk menenangkan hati.

Lirik syair “Lam Yahtalim Qottu Thoha” dengan teks Arab, latin dan artinya ini berisi bait-bait pujian untuk Rasulullah SAW. Shalawat ini dapat kita temukan di sebuah kitab yang ditulis oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berjudul Marāqi al-‘Ubūdiyah Sharh Alā Bidāyat al-Hidāyah Li al-Imām Al-Ghazali, sebuah kitab yang menjadi atau penjelas dari kitab Bidāyatul Hidāyah karya Abu Hamid Al-Ghazali..

Dalam lirik syair ‘lam yahtalim qotthu Thoha’ dengan teks Arab, latin dan artinya terdapat keistimewaan Rasulullah SAW yang tidak dimiliki manusia biasa lainnya.

Berikut bunyi serta arti syair Lam Yahtalim yang berisikan keistimewaan Rasulullah

لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰـهَ مُطْـلَقًا أَبَدًا # وَمَا تَثـَائَبَ أَصْـلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ

Rasulullah tidak pernah mimpi bersetubuh baik sebelum jadi nabi atau setelahnya. Beliau juga sama sekali tidak pernah menguap sepanjang masa.

مِنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرَبْ وَمَـا وَقَعَتْ # ذُبَابَةٌ أَبَـدًا فِى جِسْمِـهِ الْحَسَنِ

Tidak ada satu pun binatang yang melarikan diri (liar) dari beliau. Tidak pernah ada lalat hinggap di tubuh beliau yang mulia

بِخَلْـفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَـــبَتَتْ # وَلَا يُرٰى أَثْـرُ بَوْلٍ مِـنْهُ فِيْ عَلَنِ

Baca juga:  Wajib Dicoba, Doa Penangkal Wabah Virus Corona Dari Habib Novel Alaydrus

Beliau bisa mengetahui sesuatu yang ada di belakangnya, seperti beliau melihat sesuatu itu yang ada di hadapannya. Bekas air kencing beliau tidak pernah dilihat di permukaan bumi

وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَـمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ # وَلَايَرٰى ظِـلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَـطِنِ

Hati beliau tidak pernah tidur, walaupun mata beliau mengantuk. Bayangan beliau tidak pernah dapat dilihat oleh orang cerdas ketika beliau kena sinar matahari.

كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَـتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا # عِنْـدَ الْوِلَادَةِ صِـفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ

Dua pundak beliau selalu terlihat lebih tinggi dari pundak orang-orang yang duduk bersama beliau. Ceritakanlah sifat beliau bahwa beliau telah dikhitan semenjak dilahirkan

هَذِه الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أٰمِنًا # مِنْ شَرِّ نَـارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِـنْ مِحَنِ

Ini semua merupakan keistimewaan beliau, hendaknya engkau hafalkan bait tersebut, niscaya engkau mendapat perlindungan dari bahaya kebakaran, pencurian dan musibah.

Ayo hafalkan keistimewaan-keistimewaan Rasulullah Saw sebagai teladan yang luhur untuk kehidupan kita sebagai umat muslim.

lakukan rutin pelan dan di ulang ulang.

semoga bermanfaat.

wasalam.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This