Definisi Studi Kelayakan Secara Umum dan Menurut Para Ahli

by | Mar 14, 2020 | Ekonomi & Bisnis

 

Membangun sebuah bisnis dibutuhkan suatu rencana awal. Perencanaan bertujuan untuk mengatur langkah-langkah yang akan diambil
untuk memulai, yang meliputi pembiayaan, proses praproduksi, produksi, peluncuran produk, pemasaran hingga investasi dari pihak
lain. Langkah ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan suatu usaha.

Dilanjutkan dengan proses produksi yang 
melibatkan seluruh aspek dalam perusahaan, baik
finansial, peralatan, sampai pihak luar untuk
mendukung tahap tersebut. Investasi merupakan hal
untuk mendukung suatu usaha. Sebab perusahaan tidak hanya mengandalkan pembiayaan baik berupa uang atau barang dari aset pribadinya. Untuk mendapatkan keuntungan berlebih, maka diperlukan adanya pihak luar, seperti investor.

sumber : pexels.com

Sesuai dengan peraturan pemerintah, bila kerjasama adalah hal penting untuk membangun bisnis. Hal tresebut dapat meningkatkan jumlah kemungkinan pendapatan hingga keuntungan. Di satu sisi proses produksi hingga pemasaran jadi lebih terbantu. Maka nantinya, apabila sebuah usaha telah berhasil, keuntungan akan dibagi kepada pihak-pihak yang telah menanamkan modal atau sahamnya.

Di samping itu, sebuah proyek yang berhasil akan membangun citra perusahaan menjadi lebih baik di mata khal layak umum maupun investor itu sendiri. Image inilah yang kemudian menjadikan para penanam saham berlomba-lomba untuk bekerjasama. Hal tersebut juga akan mempengaruhi kekuatan serta keberhasilan di masa yang akan datang.

Investasi dibagi menjadi dua bagian, yakni jangka pendek dan panjang. Jangka pendek apabila dilakukan dalam periode tertentu atau dalam satu atau dua proyek. Jangka panjang apabila dilakukan dalam periode tak terhingga dan telah menaruh kepercayaan penuh terahdap perusahaan.

Suatu investasi dikatakan berhasil jika mendatangkan keuntungan bagi pihak-pihak yang telah bekerja sama. Dengan demikian diadakanlah suatu kajian studi kelayakan untuk meninjau apakah sebuah usaha berhasil, seberapa suksesnya suatu bisnis hingga apa manfaat bagi konsumen dan perusahaan.

Lantas apa pengertian studi kelayakan bisnis sebenarnya?

Definisi secara umum

Secara umum studi kelayakan diartikan sebagai suatu kegiatan penelitian tentang suksesnya suatu usaha. Selain itu, aktivitas tersebut juga melibatkan analisis terhadap suatu investasi baik yang berhasil maupun tidak. Studi ini juga turut meninjau manfaat dari keberhasilan bisnis dan investasi, baik kepada konsumen maupun perusahaan itu sendiri.

Bila diartikan lebih luas keberhasilan bisa memiliki arti luas. Sebab, kesuksesan suatu proyek tidak hanya bisa dilihat dari pendapatan yang didapat tetapi juga meliputi ketersediaan produk atau jasa, proses produksi, sumber daya manusia yang mumpuni, hingga pembagian keuntungan antar perusahaan yang bekerja sama.

Tidak hanya itu, keberhasilan suatu investasi juga bisa ditafsirkan berbeda-beda. Sebab setiap perusahaan memiliki tolok ukurnya masing- masing. Seperti menurut Suad Husnan dan Suwarsono (1999), studi kelayakan merupakan penelitian tentang bisa atau tidaknya suatu proyek investasi dilaksanakan dengan berhasil.

Melalui pengertian tersebut, terkadang suatu keberhasilan juga di diartikan terbatas. Pada perusahaan swasta biasanya hanya dilihat dari Segi manfaat dan ekonomis.

Sementara pada usaha yang dijalankan oleh pemerintah, suatu usaha bisa dikatakan menguntungkan bila ditinjau dari berbagai sisi, seperti sumber daya manusia, pemanfaatan sumber daya, pengolahan aset, dan lain sebagainya. Sementara itu, proyek dapat diartikan sebagai suatu rencana kerja baik berupa produksi barang atau jasa, perbaikan infrastruktur, pemeliharaan barang, dan lain sebagainya yang kemudian direalisasikan dengan adanya tindakan. Biasanya, memiliki batas waktu tertentu untuk menyelesaikan sesuai dengan diskusi awal.

Sebagaimana menurut Noor, 2009, proyek adalah suatu tugas yang didefinisikan dan terarah pada suatu sasaran yang dituturkan secara konkrit serta harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan tenaga manusia dan alat-alat. Dengan demikian untuk mengerjakan dan menyelesaikannya dibutuhkan kerjasama dan koordinasi untuk mencapai tujuan awal, yakni keberhasilan.

Baca juga:  dari Laporan Keuangan Strategi Bisnis Jitu itu di Rumuskan

Definisi studi kelayakan oleh para ahli

Studi kelayakan bisnis sangat penting untuk menganalisa dan meneliti jalannya suatu usaha. Setiap perusahaan tentu menginginkan proyeknya berhasil dan sukses. Sebab dengan demikian, tidak hanya citra perusahaan saja yang akan mulai dikenal, tetapi juga pihak-pihak yang telah bekerja sama.

Disamping sisi keberhasilan suatu perusahaan baik milik pemerintah maupun swasta juga berpengaruh pada perekonomian negara. Semakin banyak bisnis yang sukses, maka akan menyumbangkan sebagian keuntungannya untuk Negara Republik Indonesia. Dengan demikian studi kelayakan jadi kegiatan yang harus dilakukan untuk mencari tahu faktor keberhasilan dan manfaatnya. Maka dari itu, menurut Kasmir dan Jakfar (2003) mengatakan bila studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari sacara Mendalam tentang suatu kegaitan atau usaha yang akan dijalankan. Hal tersebut bertujuan untuk menilai layak dan tidaknya suatu proyek bisnis.

Sebelum memulainya, pelaku bisnis harus menentukan rencana usaha. Adapun hal-hal yang perlu disusun sejak awal paling utama adalah ide produk atau jasa. Sebelumnya mereka harus melakukan survey dan penelitian soal selera konsumen dan pangsa pasar yang akan dituju. Ide boleh berasal dari produk yang telah ada di pasaran, namun kemudian diinovasi menjadi lebih fresh dan unik.

Berangkat dari sana kemudian rincian pembiayaan dari awal hingga masuk pada tahap pemasaran mulai dibuat. Bersamaan dengan dibuatnya suatu proyek baru, studi kelayakan bisnis juga dilakukan untuk menganalisa layak tidaknya usaha yang akan dijalankan. Maka dari itu, menurut Nitisemito dan Burhan (1995) menuliskan bila studi kelayakan bisnis merupakan suatu metode penjagaan dari suatu gagasan usaha tentang kemungkingan Layak atau tidaknya gagasan usaha yang akan dilaksanakan.

Sedangkan dalam bukunya, Sutrisno (1982) menuliskan bila studi kelayakan bisnis merupakan pengkajian suatu usulan proyek/gagasan yang apabila dilaksanakan bisa berjalan dan berkembang sesuai tujuan atau tidak. Pembelajaran tersebut berguna untuk mengetahui peluang usaha yang akan dihadapi ke depannya yang ditinjau dari segala aspek, mulai dari pasar, kelayakan produk atau jasa, kinerja sumber daya manusia, hingga kualitas mesin atau peralatan yang akan digunakan.

Jika suatu bisnis telah ditinjau dalam berbagai macam aspek, maka perusahaan berhak menentukan manakah yang terbaik atau tidak, termasuk dalam pengambilan keputusan soal menolak atau menerimanya suatu ide tersebut. Seperti yang dijelaskan oleh Drs. H.M Yacob Ibrahim (1998) bila studi kelayakan bisnis adalah bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan, menerima atau menolak suatu gagasan usaha atau proyek yang direncanakan.

Dengan demikian perusahaan berhak memilih atau membatalkan suatu gagasan apabila memang tidak berpotensi dan mendatangkan keuntungan. Di samping ditinjau dari berbagai macam aspek, juga perlu adanya koordinasi, diskusi serta kerjasama antara pihak-pihak yang terkait. Usai proses tersebut, tahap perealisasian proyek mulai dilaksanakan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Studi kelayakan dan investasi

Investasi merupakan hal penting berkembangnya suatu usaha bisnis. Perusahaan tidak cukup hanya mengeluarkan sendiri untuk segala kegiatan, termasuk produksi, gaji karyawan dan segala macam. Maka dari itu, perlu adanya kerjasama dengan pihak lain. Kendati demikian, segala aktivitas tetap dikelola oleh perusahaan, sementara para investor hanya menanamkan modal dan sahamnya saja.

Baca juga:  Jasa Pembuatan Studi Kelayakan Menjadi Lebih Realistis

Kerjasama penting untuk memajukan suatu proyek dan perusahaan itu sendiri. Bagaimana tidak, secara finansial tentu akan sangat terbantu. Apabila jumlah saham dan investasi masuk lebih besar, maka itu proyek bisa ter-cover dengan baik bahkan memperoleh keuntungan yang lebih banyak. Dengan demikian, perusahaan akan mendapatkan citra, sementara para investor tentu lebih percaya dan tidak menutup kemungkinan bisa menanamkan modal serta sahamnya dalam jumlah besar pada periode yang lebih panjang.

Apabila hal tersebut terjadi, maka keduanya akan mendapatkan bagi hasil yang lebih besar. Namun demikian, perusahaan tidak boleh mengabaikan tugasnya untuk mengelola keuntungan yang merupakan aset tersebut serta memberikan awards kepada sumber daya manusia yang turut mendukung keberhasilan tersebut.

Studi kelayakan juga menilik suatu keberhasilan usaha dari faktor investasi. Sebab hal tersebut memang sangat berpengaruh untuk kemajuan perusahaan dan kerjasama dengan lainnya. Menurut Kasmir dan Jakfar (2007), studi kelayakan bisnis adalah suatu penelitian tentang

Layak atau tidaknya suatu proyek bisnis yang biasanya merupakan proses investasi itu dilaksanakan.

Dalam berinvestasi atau kerjasama, investor tidak serta merta memberikan modal dan sahamnya. Sebab perlu melalui proses yang panjang ditinjau dari berbagai aspek. Adapun yang biasa diteliti terlebih dahulu sebelum memulai berinvestasi yakni:

  • Produk atau jasa apa yang akan dirilis
  • Bagaimana proses perencanaannya
  • Pangsa pasar dan selera konsumen terhadap produk/jasa yang akan 
dikeluarkan
  • Kualitas produk dan jasa
  • Rencana pembiayaan
  • Target pendapatan
  • Sistem bagi hasil
  • Citra perusahaan 
Proyek investasi merupakan hal yang serius dan melibatkan.

beberapa perusahaan hingga banyak sumber daya manusia. Oleh sebab itu, studi kelayakan bisnis sangat penting untuk menganalisa dengan benar apakah kerjasama tersebut bisa berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang bagus. Dalam bukunya, Husein Umar (2005) menulsikan bila kajian kelayakan merupakan suatu penelitian layak atau tidaknya suatu proses besar yang biasanya merupakan proyek investasi itu dilaksanakan.

Dilihat dari sudut pandang perusahaan, proyek memiliki hubungan dengan pengeluaran modal atau yang disebut dengan capital expenditure. Hal tersebut sangatlah penting karena modal memiliki konsekuensi jangka panjang dan dalam jumlah yang cukup besar. Oleh sebab itu, adanya investor merupakan tambahan dana serta aset bagi perusahaan untuk membangun kerja sama dan kesuksesan di masa yang akan datang.

Nantinya para investor bersama-sama meninjau apakah proyek tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana atau tidak. Sama halnya dengan ahli lainnya, Suad Husnan dan Suwarsono (2002) menuliskan bila studi kelayakan bisnis adalah penelitian tentang bisa atau tidaknya proyek investasi dilaksanakan dengan berhasil. Dalam hal ini berarti mereka sama-sama melakukan penelitian terkait proyek yang akan dilakukan untuk mengetahui kelayakan suatu investasi.

Dari pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bila studi kelayakan bisnis berarti meneliti dan menganalisa terlebih dahulu suatu proyek investasi, baik dimulai dari gagasan hingga perkiraan pendapatan dan keuntungan yang akan didapatkan nanti.

Analisa yang dilakukan juga harus menilik dari aspek yang bersifat sosial. Sebab masyarakat atau konsumen merupakan faktor paling utama sukses dan tidaknya suatu proyek. Maka dari itu ada tiga aspek umum yang digunakan sebagai studi kelayakan bisnis, yaitu:

  • Manfaat ekonomis ditinjau dari sisi finansial. Dalam artian apakah proyek tersebut menguntungkan atau tidak, lalu bagaimana dengan risikonya.
  • Manfaat bagi negara biasanya dilihat dari dampak keuntungan secara nasional, utamanya bagi bangsa dan negara. Misalnya, apakah proyek tersebut bisa membantu perekonomian nasional, bisakah mendongkrak visi dan misi dari pemerintah terkait usaha atau bisnis.
  • Manfata sosial yang melibat seluruh masyarakat sekitar. Biasanya, kegunaan ini dilihat dari berbagai macam sisi yakni penyerapan tenaga kerja dan peningkatan output. Apabila suatu investasi meningkat, maka kegiatan kegiatan di dalamnya jga turut mengiringi. Dengan demikian proyek investasi tidak hanya melibatkan ‘proyek’ itu sendiri, melainkan sumber daya di dalamnya. 
Pada dasarnya, studi kelayakan bisnis memiliki tujuan utama yakni
Baca juga:  Peranan Jasa Studi Kelayakan dalam Perencanaan dan Pengawasan Bisnis

menghindari investasi yang sia-sia terutama bagi mereka yang memiliki modal besar namun untuk proyek yang sama sekali tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak. Oleh sebab itu, baik perusahaan maupun investor harus mengkaji terlebih dahulu hal-hal yang terkait penanaman modal dengan memperhatikan beberapa poin menurut Siswanto Sutojo (2007) berikut ini:

  1. Ruang lingkup
 Suatu proyek dibuat disertai dengan ruang lingkupnya. Artinya, untuk siapa proyek tersebut digunakan dan dimanfaatkan, serta hal-hal yang hanya diberlakukan untuk kepentingan pengerjaan, sehingga tidak merambat ke urusan lainnya.
  2. Siapa yang melakukan proyek.

 

Investor juga perlu memperhatikan siapakah yang menangani proyek

tersebut, ditangani sendiri atau dengan kerjasama pihak lain.  Bagaimana proyek dilakukan

Baik proyek sederhana maupun kecil tentu melibatkan orang di dalamnya. Mereka memiliki rencana untuk mengerjakan dan memproses suatu ide. Oleh sebab itu, meninjau bagaimana proyek dilakukan, mulai dari cara memulainya, proses eksekusi, hingga dengan alat atau mesin pun harus diperhitungkan.

  1. Evaluasi
 Berhasil tidaknya suatu proyek tentu dikarenakan oleh satu atau beberapa alasan. Oleh sebab itu, studi kelayakan juga perlu melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor yang menyebabkan kesuksesan atau justru sebaliknya.
  2. Hasil kegiatan 
Proyek dikerjakan dengan tujuan membuahkan hasil. Tinjauan keberhasilan ini juga perlu disertai dengan biaya yang harus ditanggung untuk menyelesaikannya, dalam hal ini ada hubungannya dengan pelaporan keuangan, terutama soal pengeluaran.
  3. Langkah pengerjaan 
Baik proyek baik sederhana atau besar sebelumnya telah direncanakan secara matang. Perusahaan tentu memiliki langkah- langkah untuk memperoleh hasil yang maksimal demi tujuan utama. Kemudian step by step tersebut nantinya akan dijelaskan kepada investor sebagai cara untuk menarik mereka menanamkan modal. Melalui renacana atau langkah tersebut, studi kelayakan bisnis bisa dilakukan dengan menelaah detail dari renacana suatu proyek, sehingga nantinya tidak akan ada satu proses pun yang terlewatkan. 
Studi kelayakan bisnis sangatlah penting sebagagi penilaian suatu

proyek investasi ditinjau dari berbagai macam kriteria. Sebab apabila perusahaan dan para investor sukses menjalankannya, tentu akan tidak hanya berdampak pada pihak yang bekerjasama, namun secara otomatis mendongkrak perokonomian suatu negara.

untuk yang membutuhkan Jasa Pembuatan Studi Kelayakan jangan sungkan untuk bertanya..

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This