Mengatasi kekhawatiran di tengah krisis ekonomi akibat Virus corona

by | Apr 2, 2020 | artikel, Ekonomi & Bisnis

sumber : pexels.com/ Engin Akyurt

Sejak virus corona mulai menyerang Indonesia, presiden Jokowi menganjurkan masyarakat untu bekerja dari rumah, sekolah di rumah dan juga beribadah di rumah. Himbauan ini tentu saja tak lepas dari bahaya virus corona yang menyebar dengan sangat cepat di Indonesia. Tak hanya banyak meresahkan warga sebab berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga mempengaruhi lemahnya sektor perekonomian.

Ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 ini diprediksi mengalami penurunan dari 4.9% menjadi sekitar 4,8% menurut Lembaga Analisis Keuangan Moody’s dilansir dari katadata.co.id. Hal ini dapat dilihat dari fakta mengenai banyak perusahaan yang vakum sementara. Beberapa perusahaan juga meminta seluruh karyawannya untuk work from home atau bekerja dari rumah. Contoh perusahaan besar yang memberlakukan aturan ini misalnya saja Facebook dan Google. Hal ini tentu saja dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan semua karyawannya.

sumber : pexels.com/ pixabay

Meskipun begitu, tidak semua perusahaan dapat menerapkan sistem kerja ini tentu saja. Terutama pada perusahaan manufaktur yang dalam pekerjaannya membutuhkan mesin yang tidak mungkin dibawa pulang. Seluruh lini kehidupan mulai diliputi kekhawatiran terutama yang terkait dengan interaksi antar manusia. Maka semua orang berbondong-bondong membeli masker dan juga hand sanitizer untuk memproteksi diri dan keluarga agardapat membunuh virus corona.

Maka dari itu, banyak pemilik bisnis yang mulai khawatir dan takut dengan perkembangan bisnisnya dalam situasi saat ini. Kecemasan semacam ini tentus aja wajar. Tentu hampir semua perusahaan di Indonesia mengalaminya, meski beberapa bisnis tidak terpengaruh dengan situasi sekarang. Lalu bagaimana sebaiknya Anda sebagai pemilik bisnis dalam menyikapi ini?

  1. Suntikan modal jadi dipermudah untuk UKM dan UMKM

sumber : pexels.com/ Craig Adderlay

Apabila sebelumnya Anda selalu kesulitan mengajukan pinjaman dari bank untuk mendapatkan modal, sekarang bisa lebih tenang. Sebab OJK atau Otoritas Jasa keuangan telah mengeluarkan kebijakan baru melalui Peraturan OJK atau POJK mengenai stimulus Perekonomian Nasional akibat penyebaran COVID-19 ini. Peraturan dalam siaran pers No.HM.4.6/32/SET.M.EKON.2.3/03/2020 oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ini menyatakan beberapa kebijakan untuk debitur yang mendapatkan dampak dari penyebaran virus corona ini. Tujuannya tentu saja mengurangi kekhawatiran yang dialami para pebisnis sebab adanya wabah corona ini, sehingga dapat tetap berjalan.

  1. Adanya stimulus bisnis untuk UKM dan UMKM

sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Selain memudahkan hak akses masyarakat pada bank konvensional dalam mengurus berbagai kebutuhan permodalan bagi UKM UMKM, dorongan stimulus bisnis serta memperluas kapasitas di indutri manufaktur juga dilakukan. Hal ini berguna untuk meminimalisir dampak yang ditimbukan dari wabah pandemi ini.

Baca juga:  Menghindari Kerugian Perusahaan dengan Melakukan Manajemen Resiko

Pemerintah bekerja sama dengan Bank Indonesia juga  melakukan penurunan tingkat suku bunga acuan 25 basis poin jadi 4.75%. Namun hal ini tentunya kurang efektif apabila pemilik bisnis UKM UMKM tidak mengekspansi bisnisnya.

  1. Adanya keringanan pajak untuk Industri Manufaktur

sumber : pexels.com/ Andrea Piacquadio

Hawa segar untuk industri yang bergerak di bidang manufaktur, sebab pemerintah kini saat ini mengeluarkan kebijakan untuk stimulus fiskal dalam rangka menangani COVID-19 yaitu dengan meringankan tangungan pajak untuk industri manufaktur. Hal ini tertuang pada relaksasi pajak penghasilan pasal 21 (PPh 21) dan Relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 22 Impor (PPh 22 Impor), Relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh 25), Relaksasi Restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Itu tadi beberapa poin yang perlu Anda ketahui untuk menyikapi keresahan dalam bisnis di masa wabah pandemi ini. Semoga dengan adanya beberapa kebijakan yang meringankan ini dapat meminimalisir kerugian atau resiko lainnya yang ditanggung bisnis Anda.

 

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This