Parno karena Berita Corona Semakin Kencang ! Begini cara mengatasinya !

by | Apr 17, 2020 | artikel, Lifestyle

Sudah hampir dua bulan corona melanda negri tercinta ini, tepatnya tanggal 1 maret kasus corona pertama terkonfirmasi di Indonesia. Saat melihat berita tersebut setiap harinya saya di rundung rasa cemas, lebih kurang 7 hari, semakin saya baca berita tentang corona semakin cemas dan was was. Sejak tanggal 1 maret sya langsung melakukan sterilisasi di ruang kantor bersama office boy.. Seluruh karyawan terpaksa saya liburkan untuk sementara waktu, kegiatan kegiatan semua dilakukan dari rumah. Terus saya mengingat klien – klien yang saya temui, mana ada klien luar lagi, duh makin parno…hehehe…

sumber: pexels.com/ cottonbro

Setiap malam tenggorokan seperti gatal, padahal tidak, kebetulan istri dokter jadi setiap hari saya suru periksa tenggorokan dan suhu tubuh sangking parnonya.. Lebih kurang seminggu setelah itu saya putuskan untuk tidak melihat lihat lagi berita tentang corona dan mulai melakukan kegiatan – kegiatan positif dari dalam rumah.

Saya berfikir urusan KTP SIM dan surat menyurat saja di Indonesia masih begini contohnya E-KTP ya.., dan kordinasi di Indonesia sendiri tau lah ya? Ini yang membuat saya makin khawatir. tapi its oke saya putuskan dirumah saja tidak kemana mana…

Karena saya peneliti juga yang tiap hari kerjanya mencari data, jadi saya tau benar betapa pentingnya data yang akurat untuk sebuah rekomendasi. Apabila data tidak akurat maka rekomendasi juga akan kurang tepat. Lantas menurutmu data dari pemerintah salah ? ( hehe sama – sama tau lah ya ). Mudah mudahan kita semua sadar bahwa data yang di sajikan jangan ABS (Asal Bos Senang ). Karena dari data tersebut salah satu fungsinya analis bisa memproyeksikan resiko dan langkah yang akan diambil, ya dari simpulan kita bisa cek cek tuh kas masing – masing tahan berapa bulan dan banyak lagi lah fungsi data yang akurat itu.. Oke Back to Laktop…

Baca juga:  Masih Bekerja dari Kantor? Berikut Tips Menjaga Kebersihan dan Kesehatan saat Pandemi Corona

Anak – anak juga langsung di kurung di rumah. Tapi sudahlah tidak bagus lama lama mengutuk kegelapan saya pikir,  saya berusaha untuk berbuat untuk sekitar, misal dengan memberikan masker yang belum menggunakan masker, dll.

Akhirnya di beberapa minggu kemudian pemerintah mengumumkan PSBB dan wajib masker, saya merasa sedikit nyaman dengan budaya bersih yang sudah mulai di terapkan. Masuk kemana mana sudah harus cuci tangan, yang sebelumnya tidak, walaupun ada ya sebagian yang masih ngongkrong – nongkrong seolah menantang virus !

sumber : pexels.com/ Anna Shvets

Hari ke delapan saya mulai rileks dan terbiasa di rumah padahal saya sangat suka ngopi, biasanya tiap hari ngopi di kafe.. Sambil kontrol tim kerja. Ada beberapa point yang ingin saya bagi mengatgasi setres atau cemas saat virus corona :

  • Tetap jaga kebersihan dan kesehatan
  • Jangan kumpul kumpul dulu, sosial distancing harus dilakukan agar tidak was was.
  • Bawa Handsanitaiser kemanapun krn jika ada tempat yang belum sadar kebersihan kalian bisa gunakan.
  • Jangan liat lagi berita tentang corona.
  • Jangan lupa minum vitamin dan berolah raga yang tidak melibatkan orang ramai.
  • lakukan kegiatan – kegiatan positif seperti menulis, membaca, bernyanyi apapun itu
  • Dzikir, Shalawat, Doa dan Tafakur serta mendengarkan ceramah – ceramah habib atau ulama yang menenangkan. Jangan nonton yang memprovokasi itu bisa makin cemas dan Bertawakallah.

sumber: pexels.com/ cottonbro

Itulah tips dari saya seputar corona, jangan setres ya guys walau di rumah aja…Tetap produktif dirumah bisa dengan nulis blog, buat konten youtube dan lain sebagainya. Semoga kita semua bisa melalui dan Allah SWT selalu melindungi kita dari wabah. Amin Allahumma Amin…

Baca juga:  Trend Saham Properti Pasca "New Normal"

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This