Revolusi manajemen BUMN ala Erick Thohir

by | Dec 5, 2019 | Ekonomi & Bisnis

sumber : bisnis.tempo.co

Erick Thohir yang saat ini sedang melakukan pembersihan BUMN memicu banyak kecurigaan dan permainan orang dalam. Penyelewengan dan penyimpangan merupakan kecurigaan yang sering dilemparkan kepada erick thohir melihat pengelolaan kelompok bisnis pelat merah yang diperkirakan asetnya mencapai 8.200 triliun rupiah, dengan sekitar 115 unit perusahaan tentunya merupakan sebuah godaan yang sangat besar. Namun ada pesan bijak yang cocok menggambarkan kondisi erick thohir saat ini yakni Jangan bersihkan lantai yang kotor dengan sapu yang kotor, tetapi gunakan sapu bersih untuk membersihkan lantai yang kotor.

sumber : radarsolo

Sosok dari Erick Thohir, sebagai orang nomor satu di lingkungan badan usaha plat merah, akan menjadi sebuah cerminan dari keinginan Presiden Jokowi untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh dalam BUMN. Sapu yang bersih dapat mewakili Erick Thohir untuk membersihkan berbagai oknum yang sering menyalahgunakan kuasanya dalam tubuh BUM. bukanlah sebuah tindakan yang mudah untuk membersihkan ratusan unit usaha BUMN, dengan sekitar 2,3 jutaan karyawan. Ditambah lagi dengan kebiasaan yang sudah mengakar selama ini. Ini merupakan salah satu potensi hambatan yang sangat pelik yang sedang dihadapi oleh Erick Thohir untuk menata dan merevitalisasi seluruh organisasi BUMN ini.

Perombakan Struktur BUMN BUMN

sumber : tribunnews

Restrukturisasi sebagai langkah awal untuk melakukan pembersihan organisasi BUMN dan ini tentunya akan menjadi langkah strategi yang sangat tepat. Struktur organisasi dan strategi bisnis yang sejalan tentunya akan menjadi sebuah langkah untuk memperbaiki kinerja BUMN selama ini, strategi bisnis di lingkup BUMN harus ditopang oleh struktur yang kuat dan fleksibel dalam menjalankan dan mengeksekusi segala strategi bisnis yang dijalani.

sumber : nasional.kontan

Restrukturisasi merupakan strategi yang dicetuskan oleh presiden jikowi, melihat kultur birokrasi Indonesia selama ini yang selalu menjadi penghalang dari tumbuhnya inovasi dan juga kelancaran dalam pembangunan. Berkaca pada yang terjadi saat ini dimana birokrasi bukanlah demi pelayanan, namun birokrasi hanya demi sistem atau SOP semata dan hasil akhir selalu menjadi sesuatu yang dianggap lalai dan terabaikan. Pelaku birokrasi lebih fokus hanya pada menjalankan SOP yang sudah ada, namun etos kerja untuk mendapatkan hasil akhir yang baik sangatlah rendah sehingga membuat hasil akhir selalu tidak tepat sasaran. Nampaknya, Erick Thohir berniat menyapu bersih BUMN ini dengan cara melakukan restrukturisasi yang dapat memberikan daya kontrol yang cepat, fleksibel, kuat, gesit, dan mampu diandalkan dalam situasi apapun.

Baca juga:  Jasa Studi Kelayakan: Bisnis Skala Kecil Hingga Besar

Pemilihan Sosok Yang Tepat

sumber : nasional.kompas

Memilih orang yang tepat dan memiliki skill yang mumpuni menjadi kunci kedua dari revolusi BUMN yang sedang ia lakukan. Pada bagian inilah yang menjadi dalang dari pro dan kontra di tengah publik saat ini. Terutama saat nama Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama muncul menjadi orang pertama yang dipanggil oleh Menteri Erick Thohir dalam rangka sapu bersih BUMN ini.

Secara logika, dipastikan bahwa hanya oknum tertentu yang kepentingannya terganggu dengan munculnya nama Ahok yang akan merasa gusar dengan kasus ini, kasus perombakan BUMN sendiri merupakan kasus yang besar dan menghebohkan ditambah lagi Ahok sebagai pihak yang digadang-gadang akan masuk dalam kasus ini.

Pemilihan tokoh yang cocok masih dalam proses seleksi dan direncanakan 2 Desember 2019 mereka yang terpilih akan dilantik untuk mengemban tugas tersebut. Dapat dipastikan hanya pihak-pihak yang kompeten dan yang memiliki visi yang sejalan dengan presiden Jokowi yang akan menjadi orang-orang dalam BUMN pada pemerintahannya periode ini.

Erick Thohir akan menekankan pada pekerjaan team work yang kuat dalam membenahi BUMN melihat Erick sendiri sangat menyadari dengan aset sebesar itu akan sangat sulit jika BUMN hanya dikerjakan oleh segelintir orang. Dibutuhkan team work yang kuat, handal dan solid untuk menjalankan BUMN dengan baik dan bersih. Orang-orang yang dipilih harus memiliki dua syarat kunci yaitu cerdas dan memiliki akhlak yang tinggi. Untuk akhlak diterjemahkan dalam bentuk memiliki dua hal kunci yaitu integritas yang tinggi dan komitmen yang kuat.

Memang syaratnya sangatlah sederhana namun krusial menentukan perilaku seseorang dalam bekerja. Sebab pada kenyataan, sungguh sangat banyak orang yang cerdas namun miskin akhlak. Atau malah sebaliknya, memiliki akhlak yang mulia namun tidak cerdas dan cakap menjalankan tugas. Sangat jelas kedua hal tersebut harus kompatibel untuk mampu mengubah BUMN menjadi badan yang lebih bersih, sehat, dan maju.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Topics

AndikaTalk

Follow kami di :

EKONOMI & BISNIS

Adsense

MOTIVASI

Download E-book Gratis!

Download E-book dan E-magazine Grapadinews Gratis!

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This